Liputan Bengkeldata di Tabloid Peluang Usaha Edisi 04 • Th X • 12 – 25 Desember 2014 Hal 32-33

Beta Consulting (Bengkeldata.com) – Market Research Perusahaan hingga Perorangan. Semakin ketatnya persaingan pasar yang terjadi di Indonesia membuat beberapa perusahaan pun tidak asal-asalan dalam menentukan langkah bisnis, apalagi saat ini Indonesia akan dihadapkan pada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), maka kompetisi dalam dunia bisnis pun juga akan semakin banyak. Dengan demikian, persaingan yang akan datang juga tidak hanya pengusaha dalam negeri saja, melainkan juga datang dari para pengusaha asing. Kondisi inilah yang dimanfaatkan sebagai peluang oleh Sopana untuk mendirikan usaha jasa market research atau riset pasar. Keahliannya dalam mengolah data yang pernah didapat semasa kuliah di Jurusan Matematika FMIPA Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo Jawa Tengah ternyata menjadi modal utama bagi Sopana untuk mendirikan usaha market research. Ide mendirikan usaha ini muncul saat ia sedang menghadiri acara reuni bersama mahasiswa angkatannya di Jakarta pada tahun 2008. “Saat reuni di sana saya bertemu dengan teman-teman dari berbagai macam daerah, dari situlah saya kemudian terbesit untuk membangun jasa market research, toh nanti saya juga bisa bekerja sama dengan beberapa teman-teman yang ada di beberapa daerah tersebut untuk melakukan sebuah riset,” ujar Sopana. Sambil bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi Sopana pun mulai meluangkan waktu kosongnya untuk merintis usaha jasa market research kecil-kecilan dengan mengusung brand Beta Consulting. “Waktu itu usaha market research ini masih hanya sekadar usaha sampingan, tapi di sini saya yakin usaha ini akan maju,” optimisnya. Melihat usaha ini terus berkembang, Sopana pun memutuskan untuk resign dari tempat ia bekerja demi fokus menggeluti usaha sampingan tersebut. Selanjutnya pada tahun 2012 Sopana menggelontorkan modal sebesar Rp 5 juta yang digunakan sebagai ongkos transportasi dan ekspansi yang lebih luas dengan melakukan pemasaran yang bagus. Menurut Sopana modal untuk menjalankan usaha ini selain komputer adalah modal tim yang kuat, mulai dari tim penanggung jawab, tim ahli hingga tim lapangan dan pengetahuan tentang ilmu statistik. Secara garis besar ilmu yang harus dimiliki dalam menjalankan usaha ini adalah ilmu analisis statistik hal ini berguna untuk mengetahui dan menganalisis kemampuan pasar. Di awal usaha, Sopana menemukan kendala yaitu kesulitan membangun tim yang kuat sehingga ia terpaksa harus mempunyai cadangan tim utama untuk menggantikan sewaktu-waktu diperlukan. Lambat laun usahanya pun semakin banyak dikenal oleh masyarakat sehingga usahanya semakin maju dan mengalami peningkatan klien dari waktu ke waktu.

Prospek Menjanjikan. Menurut Sopana secara global prospek usaha market research sangat menjanjikan karena untuk menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) maka akan ada banyak perusahaan baik perusahaan lokal maupun perusahaan asing yang akan terus berkompetisi. Situasi dan kondisi inilah yang mendorong banyak perusahaan untuk memakai jasa market research, agar  usaha yang dijalankannya bisa terarah dan tepat sasaran. Sedangkan persaingan, menurut Sopana, sudah lumayan banyak. Namun hal itu bukanlah hal yang harus ditakuti, karena yang terpenting dalam menjalankan usaha ini adalah strategi pemasaran yang bagus, networking yang luas serta diperkuat dengan tim yang handal. Maka secara otomatis usaha ini pun akan berjalan dengan sendirinya, dan tidak menutup kemungkinan banyak klien yang merasa puas dengan jasanya akan merekomendasikan kepada para pengusaha lain. Jasa yang ditawarkan. Seperti usaha jasa market research pada umumnya, Beta Consulting juga menawarkan jasa market research sesuai dengan tema yang diinginkan oleh klien. Market research yang ditawarkan Beta Consulting meliputi Field Survei dan Analisis Data. Jasa Field survei terbagi menjadi beberapa paket, Pertama adalah desain questioner (desain pertanyaan), yaitu membuat pertanyaan sesuai dengan tujuan survei. Kedua adalah survei pasar, yaitu kegiatan mencari informasi ke pasar untuk memperoleh data yang akurat berkaitan dengan tujuan yang diinginkan seperti seberapa besar orang yang menginginkan produk minuman kemasan dan survei produk lainnya. Ketiga adalah survei kepuasan pelanggan, hal ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen dan menggali tingkat kepuasan para pelanggan atau para konsumen dalam menggunakan produk atau jasa perusahaan. Kempat adalah entry data yaitu memasukkan data yang sudah diperoleh dari lapangan dan diolah menggunakan metode penelitian sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan. Kelima data analysis yaitu menganalisis data yang diperoleh dari lapangan atau dari survei sehingga mendekati suatu kesimpulan yang sesuai dengan konteks yang sesungguhnya terjadi. Keenam adalah presentasi, yaitu mempresentasikan seluruh hasil survei secara langsung kepada klien. Selain jasa market research tersebut, Beta Consulting juga menawarkan jasa olah data statistik untuk mengerjakan tesis atau skripsi dan riset perorangan. Harga. Harga yang ditawarkan oleh Sopana dalam mengerjakan jasa market research terbagi dalam dua kategori. Kategori pertama adalah field survei. Harga field survei Sopana mematok sebesar Rp 50 juta. Dari harga tersebut klien akan mendapatkan seluruh paket yang meliputi desain questioner, survei pasar, survei kepuasan pelanggan, entry data, data analysis dan presentasi. Sedangkan paket jasa olah data statistik, Sopana mematok harga sebesar Rp 1 juta. Dari harga tersebut klien akan mendapatkan analisis data yang akurat sesuai dengan survei yang diinginkan. Walaupun harga sudah ditetapkan, namun harga tersebut sewaktu-waktu bisa berubah menyesuaikan dengan kesepakatan antara klien dan Sopana. Mengenai cara pembayaran bisa dilakukan dengan dua tahap yaitu cara pertama adalah down payment (DP) sebesar 30% dan selanjutnya pelunasan. Menurut Sopana yang paling banyak menggunakan jasanya yaitu untuk market research perusahaan dengan menggunakan jenis jasa field survei. Keunggulan. Keunggulan yang menjadi ciri utama Beta Consulting adalah memberikan data yang up to date dan bisa dipertanggungjawabkan karena tim yang dimilikinya untuk setiap market research sebanyak 1.000 orang responden sehingga data yang diperoleh bisa dipertanggungjawabkan. Keunggulan lainnya adalah bahwa Beta Consulting juga akan membantu klien untuk lebih maju dalam menjalankan usaha dengan cara memberikan masukan-masukan ide serta data yang akurat sesuai dengan data yang diperoleh. Cara Pengerjaan. Sopana menjelaskan beberapa tahapan dalam menjalankan usaha market research. Misalnya ada klien yang sudah melakukan kesepakatan untuk menggunakan jasanya, setelah terjadi kesepakatan kemudian Sopana membentuk tim organisasi sampai petugas lapangan, kemudian membentuk tim ahli yang bertugas untuk membuat desain riset dan metode penelitian, tim ahli terdiri dari tiga orang yang memang mempunyai ahli dalam bidang pemasaran dan data statistik. Waktu yang dibutuhkan untuk membentuk tim biasanya hanya satu hari sedangkan dalam pembentukan kerja market research mulai dari pembagian pekerjaan dan status ekonomi sosial, pembagian kota, menyusun metode riset memerlukan waktu satu sampai dua minggu. Setelah tim terbentuk, langkah kedua adalah membuat asistensi mulai dari desain riset, sampling berapa orang, membuat frame riset, cara memperoleh sampling, kuota sampling, foto sampling atau snowball sampling, mengawasi secara berkala dan memberikan informasi kepada klien secara update. Setelah itu langkah selanjutnya adalah membuat komponen untuk menilai berapa banyak responden yang akan dimintai keterangan atau menentukan jumlah responden, membuat penilaian tentang seberapa susah responden yang akan didapatkan. Menentukan tempat responden. Membuat materi yang akan digali kepada responden, menentukan banyaknya jumlah pertanyaan yang akan diberikan kepada responden. Setelah semua selesai maka akan ditarik sebuah kesimpulan dan saran. Menurut Sopana biasanya untuk melakukan market research dilakukan secara berkala misalnya untuk tahun ini fokus kepada survei pasar, kemudian tahun depan fokus kepada kepuasan pelanggan dan begitu seterusnya. Langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah membuat daftar pertanyaan. Pertanyaan bisa bersumber dari pihak penjelasan dan statement klien kemudian diolah menjadi bentuk pertanyaan atau dari pihak klien yang mempersiapkan pertanyaan tersebut. Setelah daftar pertanyaan barulah ditentukan sebuah metode riset yang akan digunakan. Metodologi riset pemasaran, biasanya Sopana menggunakan 2 jenis metode, yakni structural equation modeling, metode ini menggunakan software Amos (Analysis of Moment Structures) dan lisrel (Linear Structural Relationship). Sedangkan metode yang kedua dengan menggunakan metodologi under competition, metode ini menggunakan software MDS (Multi Dimentional Scaling). Namun untuk menghasilkan sebuah penelitian pasar yang berkualitas, Sopana juga sering menggabungkan kedua metode tersebut. Langkah selanjutnya adalah eksekusi lapangan dengan melibatkan coordinator lapangan di setiap wilayah atau daerah yang akan dilakukan riset. Menurut Sopana dengan harga Rp 50 juta maka klien akan mendapatkan 1000 responden dengan wilayah sesuai kebutuhan. Setiap melakukan pekerjaan market research rata-rata memerlukan waktu satu bulan. “Waktu menyesuaikan dengan kebutuhan data yang digali, semakin banyak dibutuhkan data maka waktunya semakin lama,” ucapnya. Strategi Pemasaran. Ada dua metode pemasaran yang dilakukan Sopana dalam menjalankan usahanya tersebut yaitu pemasaran offline dan online. Pemasaran offline yaitu dengan cara mengajukan proposal ke target atau perusahaan yang akan dituju serta menggunakan media mulut ke mulut dan menyebarkan brosur ke dalam lingkungan instansi pemerintah. Dan yang kedua yaitu pemasaran online dengan memanfaatkan media jejaring social Facebook dan Twitter serta memanfaatkan blog. Pelanggan saat ini datang dari kalangan perusahaan migas, telekomunikasi, instansi pemerintah, perusahaan financial dan produk makanan. Untuk menggaet pelanggan lebih banyak ia juga memberikan program dengan nama member get member yaitu setiap klien yang merekomendasikan ke orang lain dan orang lain tersebut menggunakan jasa Beta Consulting maka klien yang merekomendasikan akan mendapat bonus sebesar 10-20% dari harga yang diperoleh Beta Consulting. Menurut Sopana, permintaan terbanyak biasanya akhir tahun. Rata-rata dalam satu bulan Sopana mampu menangani tiga hingga lima klien. Kendala. Kendala yang sering dialami Sopana yaitu masalah kekurangan tim karena tim yang dimilikinya sudah terbagi-bagi sesuai dengan pekerjaannya. Untuk itu ia sering mendatangkan tim dari masyarakat terutama dari kalangan masyarakat umum yang memang ingin melakukan kerja sampingan. Untuk membuat usaha ini tetap eksis Sopana terus melakukan komunikasi dengan tim dan klien. Ke depan Sopana ingin usahanya terus berkembang dan menjadi perusahaan market research yang terbesar di Indonesia.

Info Lebih Lanjut Dapat menghubungi:

Beta Consulting – Tebet Jakarta Selatan

http://www.bengkeldata.com

CS : 0819 4505 9000  WhatsApp/Telegram : 0838 0405 9000   Pin BB: 7426 1930 ID Line: bengkeldatacom

ID WeChat/KakaoTalk/Hangouts/g+/Instagram: bengkeldata    twitter: @bengkeldata

email: info@bengkeldata.com

Sumber: Tabloid Pelang Usaha Edisi 04 • Th X • 12 – 25 Desember 2014 Hal 32-33

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: