Keputusan Pembelian :  Definisi Keputusan Pembelian dan Tahap-Tahap dalam Proses Keputusan Pembelian

Pembaca budiman, sebelum membahas tentang tahap-tahap dalam proses keputusan pembelian, akan dibahas dulu tentang definisi dari keputusan pembelian.

Definisi Keputusan Pembelian

Keputusan pembelian menurut Schiffman dan Kanuk (2004: 547 dalam Parengkuan dkk) keputusan pembelian adalah pemilihan dari dua atau lebih alternatif pilihan keputusan pembelian, artiya bahwa seseorang dapat membuat keputusan jika tersedia beberapa alternatif pilihan. Peranan dalam keputusan pembelian menurut Kotler dan Keller (2007), Pencetus (Initiator) yaitu orang yang pertama kali menyadari adanya keinginan atau kebutuhan yang belum terpenuhi dan mengusulkan ide untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu. Pemberi pengaruh (Influencer) yaitu orang yang memberi pandangan, nasihat, atau pendapat sehingga dapat mempengaruhi keputusan pembelian. Pengambil keputusan (Decider) yaitu orang yang mengambil keputusan mengenai setiap komponen keputusan pembelian yang mencakup mengenai apakah membeli barang tersebut atau tidak, mengenai bagaimana cara membelinya atau dimana membelinya. Pembeli (Buyer) yaitu orang yang memiliki wewenang formal untuk memilih pemasok dan penyusun syarat pembelian.

Menurut Kotler dan Keller (2007) terdapat dua faktor yang berada diantara niat pembelian dan keputusan pembelian. Faktor pertama adalah sikap orang lain. Sikap orang lain mempunyai pengaruh… Faktor kedua adalah… Yuk dibaca kelanjutanya DI SINI

Iklan

Fraud : Pengertian Fraud, Kriteria Tindakan Fraud Dan Unsur-Unsur Fraud

Pemirsah yang budiman 🙂 Anda kenal dengan fraud ? atau pernah jalan-jalan dengan fraud ? hehehe…  apasih fraud sebenarnya itu? Kriteria apa saja kira-kira suatu tindakan dapat dikatakan sebagai fraud? Apa saja unsur-unsur fraud?  terus, apa saja jenis-jenis fraud dan apa saja faktor-faktor pendorong fraud? Sebelum membahas tentang jenis-jenis fraud dan faktor-faktor pendorong fraud, berikut disajikan pengertian fraud, kriteria tindakan fraud serta unsur-unsur fraud dari beberapa referensi.

Pengertian Fraud

Menurut Karyono (2013) “fraud dapat diistilahkan sebagai kecurangan yang mengandung makna suatu penyimpangan dan perbuatan melanggar hukum (illegal act), yang dilakukan dengan sengaja untuk tujuan tertentu misalnya menipu atau memberikan gambaran keliru (mislead) …. dst

Kami melayani Jasa Olah data SPSS Eviews Stata Lisrel AMOS Murah di Jakarta. Kami Konsultan Jasa Olah Data SPSS Eviews Stata Lisrel AMOS PLS Murah di jakarta bogor tangerang bekasi (jabodetabek).

Anda sedang mencari konsultan jasa olah data SPSS Eviews Stata Lisrel AMOS Murah / analisis data statistik MURAH di jakarta bogor tangerang bekasi (jabodetabek) ?

Kami, Bengkeldata.com merupakan konsultan jasa olah data SPSS Eviews Lisrel AMOS Murah / analisis data statistik MURAH di jakarta bogor tangerang bekasi (jabodetabek). Konsultan Jasa Olah Data SPSS Eviews Stata Lisrel AMOS PLS Murah di jakarta bogor tangerang bekasi (jabodetabek).

Unsur-Unsur Fraud

Tindakan fraud merupakan tindakan yang mengandung beberapa unsur. Menurut Mary-Jo Kranacher et al(2011) fraud terdiri dari 3 unsur yang terkandung yaitu (Umar, 2016):

  1. Conversion

Conversion yaitu menipu, merekayasa dan membohongi. Fraud dimulai dengan adanya niat jahat untuk memanipulasi dan merekayasa suatu kondisi untuk kepentingan dirinya dan kelompoknya yang tentunya akan merugikan pihak lain.

  1. Cocealment

Cocealment yang berarti menyembunyikan….  selanjutnya dapat Anda baca di halaman ini

Pemasaran : Pengertian Pemasaran & Strategi Pemasaran

            Pembaca budiman, sebelum membahas tentang strategi pemasaran, akan dibahas dulu tentang pengertian pemasaran. Menurut Kotler (2015:9) dalam buku Manajemen Pemasaran Edisi Milenium menyatakan bahwa “Pemasaran adalah proses sosial yang dilakukan oleh inividu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan menawarkan secara bebas dan mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain”.

Baca lebih lanjut