Pengertian Resiko Bank (Bank Risk) dan Jenis/Macam Resiko Bank (Bank Risk) Part 2

Pada artikel sebelumnya, telah dibahas tentang pengertian resiko bank (bank risk), lainya, yaitu systematic risk (resiko sistematis) dan total risk (resiko total). Pada bagian ini akan dibahas mengenai jenis resiko bank (bank risklainya yaitu operational risk (resiko operasional) dan total risk (resiko total).

Resiko Sistematis (Systematic Risk)

Istilah sistemik diambil dari kata sistem. Kegagalan sistemik berarti kegagalan yang menyebabkan kerusakan secara menyeluruh pada sistem. Resiko sistemik (systematic risk) pada sistem perbankan disebabkan oleh adanya korelasi yang tinggi dari kegagalan yang terjadi pada bank di suatu negara, sejumlah negara atau secara global. Resiko sistemik  (systematic risk) juga bisa terjadi pada bagian yang lain dari sektor keuangan dan bisa berdampak secara domestik maupun transnasional.

Lebih lanjut, yuk baca detailnya DI SINI 

Iklan

Bank Syariah : Pengertian Bank Syariah dan Perbedaan Antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional

Bank Syariah : Pengertian Bank Syariah dan Perbedaan Antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional

Sebelum membahas tentang perbedaan antara bank syariah dengan bank konvensional, akan dibahas dulu tentang pengertian bank syariah.

Pengertian Bank Syariah

Bank Syariah menurut Undang-Undang nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah Indonesia, Perbankan Syariah adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melakukan kegiatan usahanya. Lebih lanjut, bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, atau prinsip hukum islam yang diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti prinsip keadilan dan keseimbangan (‘adl wa tawazun), kemaslahatan (maslahah), universalisme (alamiyah), serta tidak mengandung gharar, maysir, riba, zalim dan obyek yang haram. Selain itu, UU Perbankan Syariah juga …  Baca lebih lanjut