Analisa Data Statistik : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volatilitas Cadangan Devisa Indonesia menggunakan Time Series Analysis dengan Metode ARCH – GARCH dan VAR

Data finansial seperti cadangan devisa, nilai tukar, maupun tingkat suku bunga mempunyai karakteristik tersendiri dibandingkan data deret waktu (time series). Beberapa karakteristik dari data finansial yaitu menunjukan volatilitas yang tinggi mengikuti periode waktu, sedangkan variansi/ragam adalah konstan untuk data jangka waktu yang panjang.

Dalam beberapa periode terdapat variansi/ragam data finansial relatif tinggi. Keadaan ini disebut conditionally heteroskedastic. Jika terdeteksi adanya conditionally heteroskedastic maka model autoregressive moving average (ARMA) tidak akurat lagi untuk digunakan. Model deret waktu (time series) yang mengakomodir adanya heteroskedastic / heteroskedastisitas adalah ARCH (Autoregressive Conditional Heteroscedasticity) / GARCH (General Autoregressive Conditional Heteroscedasticity) . Model lain selain ARCH & GARCH adalah TARCH, E-GARCH, M-GARCH, TGARCH dan lain-lain.

Variabel-variabel ekonomi biasanya nonstasioner dan mempunyai sifat kointegrasi, sehingga model statistik yang dibentuk harus dapat mengatasi dan mencerminkan sifat tersebut. Metode yang sesuai dengan permasalahan ini adalah metode VAR (Vector Autoregression).

Variabel yang digunakan sebanyak lima variabel makro ekonomi. Kelima Variabel tersebut yakni cadangan devisa, nilai tukar rupiah terhadap USD, tingkat suku bunga, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan netto ekspor.

Metodologi yang digunakan dimulai dengan metode ARCH/GARCH yang fungsinya untuk mengatahui ada tidaknya volatilitas dari masing-masing variabel yang diteliti. Selanjutnya dengan metode VAR akan selidiki pengaruh volatilitas dari variabel nilai tukar, suku bunga, IHSG dan neto ekspor terhadap volatilitas cadangan devisa. Hasil model VAR yang diperoleh tersebut kemudian digunakan untuk melakukan uji berikutnya yaitu uji kointegrasi Johansen untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka panjang dan Vector Error Correction Mechanism (VECM) untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka pendek.

Kesimpulan dari hasil analisa data yaitu bahwa variabel-variabel yang terdeteksi adanya ARCH/GARCH adalah variabel cadangan devisa, IHSG, nilai tukar, dan neto ekspor. Sedangkan variabel tingkat suku bunga tidak menunjukkan gejala adanya heteroskedastisitas dalam series datanya.

Untuk Konsultasi Analisa data selanjutnya, yang berhubungan dengan Time Series Analisis (AR, MA, ARMA, ARIMA, ARCH, GARCH, TARCH, E-GARCH, M-GARCH, T-GARCH, dll) menggunakan eviews silahkan menghubungi :

Beta Consulting

Telp: (021)3333 7389 – 0819 4505 9000
Email: info@bengkeldata.com

www.Bengkeldata.com
www.olah-data.com

follow us:
http://Twitter.com/olahdata

ARCH, GARCH, cadangan devisa, IHSG, neto ekspor, nilai tukar, tingkat suku bunga, uji kointegrasi, volatilitas, VAR, VECM, heteroskedastisitas, ARMA, deret waktu, time series, heteroskedastic, analisa data, konsultan, jasa,analisis data,analisis data statistik, analisa data, analisa data statistik, jasa statistik, konsultan statistik, jasa survei, konsultan survey, jasa riset pasar, konsutan riset pasar,skripsi, tesis, disertasi,ahli, olah data, olahdata, pengolahan, olah data, statistik, statistika, skripsi, tesis, data panel, regresi, korelasi, SEM, validitas, reliabilitas, survei pasar, alpha, cronbach, pearson, tugas, akhir, sarjana, jakarta, penelitian, spss, eviews, amos, lisrel, minitab, regresi, konsultasi, konsultan, analisis data, analisis data statistik, analisa data, analisa data statistik, jasa statistik, konsultan statistik, jasa survei, konsultan survey, jasa riset pasar, konsutan riset pasar , skripsi, tesis, disertasi,ahli, olahdata, pengolahan, olah data, statitistik, statistika, skripsi, tesis, data panel, regresi, korelasi, SEM, validitas, reliabilitas, survei pasar, alpha, cronbach, pearson,tugas, akhir, sarjana, jakarta, penelitian, spss, amos

Iklan

Analisa Data : Analisis Data Uji Validitas & Reliabilitas

Bagaimana sih cara pengolahan data untuk uji validitas maupun reliabilitas? rumus apa yang harus saya gunakan? mohon masukannya…karena saya sedang bingung.

(Andromeda, Jkt. diambil dari http://www.bengkeldata.com )

Uji Validitas

Dalam melakukan suatu penelitian, sering kita menanyakan apakah alat ukur yang kita pakai sudah valid & reliable? Validitas suatu alat ukur dapat diartikan bahwa alat ukur tersebut dapat memberikan suatu nilai yang sesungguhnya dari apa yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mengukur tinggi badan, meteran/penggaris merupakan alat ukur yang valid karena akan memberikan error yang sedikit. Lain halnya jika kita mengukur tinggi badan menggunakan timbangan. Bagaimana bisa timbangan mengukur tinggi badan? berarti timbangan bukan alat ukur yang valid.

Salah satu ukuran validitas untuk sebuah kuesioner adalah apa yang disebut sebagai validitas konstruk (construct validity). Sebuah kuesioner yang berisi beberapa pertanyaan untuk mengukur suatu hal, dikatakan valid jika setiap butir pertanyaan yang menyusun kuesioner tersebut memiliki keterkaitan yang tinggi. Misalnya untuk kuesioner yang digunakan mengukur sikap konsumen dalam memilih pakaian, maka butir-butir penyusunnya semuanya menuju ke satu titik, yaitu pengukuran sikap konsumen dalam memilih pakaian, misalnya merk, kualitas, mode, harga, tingkat pendapatan, pengeluaran untuk membeli pakaian/bulan, frekuensi shopping, frekuensi membaca majalah fashion, umur, tingkat pendidikan,dan lain-lain.

Ukuran keterkaitan antar butir pertanyaan ini umumnya dicerminkan oleh korelasi jawaban antar pertanyaan. Metode yang sering digunakan adalah korelasi produk momen (korelasi Pearson) antara skor setiap butir pertanyaan dengan skor total, sehingga sering disebut sebagai inter item-total correlation. Pertanyaan yang memiliki korelasi rendah dengan butir pertanyaan yang lain, dinyatakan sebagai pertanyaan yang tidak valid.

Bila suatu butir/item pertanyaan mempunyai korelasi Pearson (r) >= 0.3 maka butir pertanyaan itu dikatakan valid. Jika r < 0.3 maka tidak valid. Jika suatu butir pertanyaan tidak valid, maka maka buanglah item pertanyaan tersebut, kemudian lakukan uji sesuai prosedur sebelumnya (minus item yang telah dibuang) sehingga diperoleh semua item pertanyaan valid.

Uji Reliabilitas

Sifat reliable (terandal) alat ukur berkenaan dengan kemampuan alat ukur tersebut memberikan hasil yang konsisten artinya jika suatu alat ukur dipakai oleh orang lain, pada objek yang sama ditempat yang berbeda maka akan menghasilkan suatu kesimpulan yang sama.

Suatu cara untuk mengukur reliabilitas suatu alat ukur yaitu dengan memakai uji alpha Cronbach. Apabila nilai alpha Cronbach > 0.6 maka alat ukur itu bisa dikatakan reliable, jika kurang dari 0.6 maka ridak reliable. (sopana)

==========================================
IKLAN—IKLAN—IKLAN—

Beta Consulting ( Bengkeldata.com ) merupakan sebuah lembaga konsultasi untuk membantu perusahaan/perorangan dalam melakukan analisa data statistika, olah data penelitian , riset pasar dan konsultasi manajemen.

LAYANAN
1. Olah Data Statistika/ Penelitian
2. Training Statistika : SPSS, Eview, SAS, Lisrel, Minitab, Amos
3. Riset Pasar
4. Management Consultancy

Hubungi:
Beta Consulting ( Bengkeldata.com )
Telp: (021) 71088944 emaiL : info@bengkeldata.com

=======================================

Analisa Data : Analisis Data Uji Kruskall Wallis

Contoh data dan analisis:

Sebuah warnet ingin mengetahui apakah ada perbedaan lama waktu penggunaan internet oleh pengunjungnya. Sampel dalam penelitian ini meliputi Pelajar (SD,SMP,SMA), Mahasiswa (D1,S3), dan Umum (bukan pelajar dan Mahasiswa). Diamati masing-masing 5 orang secara acak dari Pelajar, Mahasiswa dan Umum. Peneliti tidak mempertimbangkan mengenai kenormalan distribusi sampel dalam penelitian ini. Apakah ada cukup bukti yang mengatakan bahwa lama waktu penggunaan internet oleh pengguna dari kalangan Pelajar, Mahasiswa dan Umum tersebut berbeda?

Data lama waktu penggunaan internet (dalam jam)

(Pelajar)               (Mahasiswa)                     (Umum)
(2.5)                       (2.4)    (3.4)
(1)       (3)             (3.6)
(1.4)       (2.8)    (2.6)
(1.6)       (2.6)    (3.7)
(2)       (1.5)    (2.1)

<span style=”font-weight:bold;”>Analisis:</span>
Oleh karena penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan lama waktu penggunaan internet oleh Pelajar, Mahasiswa dan Umum (terdiri dari 3 sampel bebas), serta tidak dipertimbangkannya asumsi mengenai kenormalan distribusi sampel, maka kasus ini dapat diselesaikan dengan metode Kruskal-Wallis Test.

H0: Median lama waktu penggunaan internet oleh Pelajar, Mahasiswa dan Umum sama v.s.
H1: Setidaknya ada satu nilai median yang tidak sama

Alpha = 0.05

<span style=”font-weight:bold;”>Hasil Analisis:</span>
Kruskal-Wallis  rank sum test
data: internet
KruskalWallis chisquared = 7.1377, df = 2, p-value = 0.02819

Kesimpulan: TOLAK H0 , karena p-value < 0.05.

Interpretasi:
Lama waktu yang dibutuhkan oleh Pelajar, Mahasiswa dan Umum dalam menggunakan internet boleh dikatakan tidak sama. (Deny)

=======================================
—IKLAN—-IKLAN—-IKLAN—-IKLAN—

Beta Consulting ( Bengkeldata.com ) siap membantu perusahaan/perorangan dalam melakukan analisa data statistika, olah data penelitian, riset pasardan konsultasi manajemen.

LAYANAN
1. Olah Data Statistika/ Penelitian : Uji Parametrik & Uji Non Parametrik, REGRESI, KORELASI, dll
2. Training Statistika : SPSS, Eview, SAS, Lisrel, Minitab, Amos, S-Plus
3. Riset Pasar
4. Management Consultancy

Hubungi:
Beta Consulting ( Bengkeldata.com )
Telp: (021) 71088944 email : info@bengkeldata.com
======================================

Layanan Analisa Data / Analisis Data

Jenis layanan dari Beta Consulting meliputi:

1. Analisa Data Statistika
– Questioner Design
– Experimental Design
– Validity & Reliability
– Regresi & Korelasi
– CHAID Analysis
– Multivariat Analysis
– Time Series Analysis
– Spatial Analysis
– Bootstrap Methode
– Parametric & Nonparametric Analysis, dll

2. Training Statistika
Training ini meliputi materi statistika dan/atau software statistika, yaitu :
– SPSS
– Minitab
– SAS
– S-Plus
– Eview

3. Riset Pasar
– Potential Market
– Mistery Shopping
– Customized Market
– Positioning Analysis
– Product Development
– Competiror Analysis, dll

4. Management Consultancy
– Internal Auditor
– Quality Management System (QMS) ISO 9001:2000 & ISO 9004:2000
– Guidelines for Performance Improvement ISO 9004:2000
– Balance Scorecard
– Six Sigma
– Customer Satisfaction Measurement (CSM)
– Statistical Process Control (SPC)
– Customer Relationships Management (CRM)

www. Bengkeldata.com

email: info@bengkeldata.com

CS : (021) 71088944