Tips Ampuh Bagaimana Menulis Skripsi / Tesis

Sahabat Tweeps & FB-ers, kali ini kami akan memberikan tips menulis Skripsi tesis .. Yuuk dipantengin yaaa.

Skripsi tesis mnjd momok yg menakutkan. jadi mimpi buruk. Slalu hinggap di ingatan saat makan, jalan-jalan / beraktivitas sehari2 lainnya.

Banyak mahasiswa kedodoran dlm menyelesaikan Skripsi tesis hingga berbulan-bulan tak terasa biaya kuliah membengkak, hingga ancaman DO. olrait?

Malas, tiada semangat di dada & tiada faktor pemicu untuk bergerak. Dan tentunya seribu macam alasan lainnya membuat Skripsi tesis mangkrak.

Bagaimana mungkin membuat Skripsi / tesis sedangkan untuk membuat satu paragraf saja susah. Sebenarnya satu saja kuncinya: BANYAK LATIHAN!

Jadi tips ke-1 adalah perbanyak latihan menulis. Then agar kita segera bisa terpacu, coba berusaha untuk mengumpulkan teman-teman yang punya problem sama.

Adakan pertemuan khusus untuk membahas Skripsi tesis. Biasanya akan muncul gagasan baru, semangat baru & perencanaan baru secara bersama-sama.

Tips selanjutnya dibahas DI SINI   🙂

Jangan lupa selalu berdoa meminta kepada-Nya, agar Skripsi tesis kita lancar tanpa aral lintang yg berarti .

Demikianlah tips2 menulis Skripsi tesis … Keep Moving Forward! Majuuu Jalan! 🙂

Quote this day: “Tuhan tdk akan mengubah nasib seseorang,jika orang itu tdk mau merubah dirinya sendiri”. Happy MONeyDAY All…

Iklan

Analisa Data Statistik : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volatilitas Cadangan Devisa Indonesia menggunakan Time Series Analysis dengan Metode ARCH – GARCH dan VAR

Data finansial seperti cadangan devisa, nilai tukar, maupun tingkat suku bunga mempunyai karakteristik tersendiri dibandingkan data deret waktu (time series). Beberapa karakteristik dari data finansial yaitu menunjukan volatilitas yang tinggi mengikuti periode waktu, sedangkan variansi/ragam adalah konstan untuk data jangka waktu yang panjang.

Dalam beberapa periode terdapat variansi/ragam data finansial relatif tinggi. Keadaan ini disebut conditionally heteroskedastic. Jika terdeteksi adanya conditionally heteroskedastic maka model autoregressive moving average (ARMA) tidak akurat lagi untuk digunakan. Model deret waktu (time series) yang mengakomodir adanya heteroskedastic / heteroskedastisitas adalah ARCH (Autoregressive Conditional Heteroscedasticity) / GARCH (General Autoregressive Conditional Heteroscedasticity) . Model lain selain ARCH & GARCH adalah TARCH, E-GARCH, M-GARCH, TGARCH dan lain-lain.

Variabel-variabel ekonomi biasanya nonstasioner dan mempunyai sifat kointegrasi, sehingga model statistik yang dibentuk harus dapat mengatasi dan mencerminkan sifat tersebut. Metode yang sesuai dengan permasalahan ini adalah metode VAR (Vector Autoregression).

Variabel yang digunakan sebanyak lima variabel makro ekonomi. Kelima Variabel tersebut yakni cadangan devisa, nilai tukar rupiah terhadap USD, tingkat suku bunga, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan netto ekspor.

Metodologi yang digunakan dimulai dengan metode ARCH/GARCH yang fungsinya untuk mengatahui ada tidaknya volatilitas dari masing-masing variabel yang diteliti. Selanjutnya dengan metode VAR akan selidiki pengaruh volatilitas dari variabel nilai tukar, suku bunga, IHSG dan neto ekspor terhadap volatilitas cadangan devisa. Hasil model VAR yang diperoleh tersebut kemudian digunakan untuk melakukan uji berikutnya yaitu uji kointegrasi Johansen untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka panjang dan Vector Error Correction Mechanism (VECM) untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka pendek.

Kesimpulan dari hasil analisa data yaitu bahwa variabel-variabel yang terdeteksi adanya ARCH/GARCH adalah variabel cadangan devisa, IHSG, nilai tukar, dan neto ekspor. Sedangkan variabel tingkat suku bunga tidak menunjukkan gejala adanya heteroskedastisitas dalam series datanya.

Untuk Konsultasi Analisa data selanjutnya, yang berhubungan dengan Time Series Analisis (AR, MA, ARMA, ARIMA, ARCH, GARCH, TARCH, E-GARCH, M-GARCH, T-GARCH, dll) menggunakan eviews silahkan menghubungi :

Beta Consulting

Telp: (021)3333 7389 – 0819 4505 9000
Email: info@bengkeldata.com

www.Bengkeldata.com
www.olah-data.com

follow us:
http://Twitter.com/olahdata

ARCH, GARCH, cadangan devisa, IHSG, neto ekspor, nilai tukar, tingkat suku bunga, uji kointegrasi, volatilitas, VAR, VECM, heteroskedastisitas, ARMA, deret waktu, time series, heteroskedastic, analisa data, konsultan, jasa,analisis data,analisis data statistik, analisa data, analisa data statistik, jasa statistik, konsultan statistik, jasa survei, konsultan survey, jasa riset pasar, konsutan riset pasar,skripsi, tesis, disertasi,ahli, olah data, olahdata, pengolahan, olah data, statistik, statistika, skripsi, tesis, data panel, regresi, korelasi, SEM, validitas, reliabilitas, survei pasar, alpha, cronbach, pearson, tugas, akhir, sarjana, jakarta, penelitian, spss, eviews, amos, lisrel, minitab, regresi, konsultasi, konsultan, analisis data, analisis data statistik, analisa data, analisa data statistik, jasa statistik, konsultan statistik, jasa survei, konsultan survey, jasa riset pasar, konsutan riset pasar , skripsi, tesis, disertasi,ahli, olahdata, pengolahan, olah data, statitistik, statistika, skripsi, tesis, data panel, regresi, korelasi, SEM, validitas, reliabilitas, survei pasar, alpha, cronbach, pearson,tugas, akhir, sarjana, jakarta, penelitian, spss, amos

Olahdata Skripsi Tesis Disertasi : Analisis data / Analisa data apa yang cocok untuk skripsi, tesis, disertasi, atau penelitian yang Anda butuhkan? (Part I)

Apakah Anda sedang menyususn skripsi, tesis atau disertasi, atau penelitian? Dalam menyusun skripsi, tesis, disertasi, atau penelitian seringkali kita dihadapkan pada suatu permasalahan yang menjadi momok bagi mahasiswa/peneliti, yaitu analisis data / analisa data. Saya yakin bahwa Anda sebagai mahasiswa/peneliti memahami betul proses/tahapan dalam membuat skripsi, tesis atau disertasi, atau penelitian. Mulai dari tahapan mencari tema skripsi, tesis atau disertasi, atau penelitian, menetukan permasalahan, membuat kerangka pemikiran, membuat proposal, hingga menentukan lokasi penelitian. Nah ada satu lagi yang mungkin/bahkan ’lupa’ yaitu metode analisis data / analisa data yang digunakan. Apabila Anda belum memahami analisis data / analisa data –nya, maka Beta Consulting ( www.Bengkeldata.com / www.olah-data.com ) dengan senang hati akan membantu Anda untuk menentukan analisis data / analisa data yang cocok dengan skripsi, tesis atau disertasi, atau penelitian Anda.

Metode analisis data / analisa data apa yang cocok dengan skripsi, tesis, disertasi, atau penelitian Anda? Mari kita bahas contoh beberapa analisis data / analisa data yang cocok dengan skripsi, tesis, disertasi, atau penelitian. Yuukk Mariii… 🙂

Pertama, misalkan skripsi, tesis, disertasi, atau penelitian Anda itu membahas bagaimana hubungan diantara dua variabel. Maka metode analisis data / analisa data yang digunakan adalah metode regresi sederhana. Apabila skripsi, tesis, disertasi, atau penelitian ada 3 variabel atau lebih, maka metode analisis data / analisa data yang digunakan adalah metode regresi berganda atau  regresi multivariabel / regresi multivariat.

Tunggu dulu… Metode regresi sederhana / regresi regresi berganda atau  regresi multivariabel / regresi multivariat juga ada macamnya. Selain regresi sederhana, ada juga regresi logistik. Oke, sekali lagi Beta Consulting ( www.Bengkeldata.com / www.olah-data.com ) dengan senang hati akan membantu Anda untuk menentukan analisis data / analisa data yang cocok dengan skripsi, tesis atau disertasi, atau penelitian Anda.

Beta Consulting ( www.Bengkeldata.com / www.olah-data.com ) dengan senang hati dan didukung oleh tim yang berpengalaman, akan membantu Anda untuk menentukan analisis data / analisa data yang cocok dengan skripsi, tesis atau disertasi, atau penelitian Anda.

Hubungi kami di :

Beta Consulting

Telp: (021)71088944 – 0819 4505 9000

Email: info@bengkeldata.com

www.Bengkeldata.com

www.olah-data.com

follow us:

http://Twitter.com/olahdata

Konsultan, Jasa, analisis data, analisis data statistik, analisa data, analisa data statistik, jasa statistik, konsultan statistik, jasa survei, konsultan survey, jasa riset pasar, konsutan riset pasar , skripsi, tesis, disertasi, regresi, regresi berganda, regresi data panel, data panel, multivariat, regresi logistik, bengkeldata, olahdata, olahdata statistik, skripsi, tesis, disertasi

Analisis Data Statistik : Analisa Data Faktor-Faktor Konsumsi di Indonesia dengan Pendekatan ECM (Error Correction Model)

Tujuan dari  penelitian ini adalah mengkaji pengaruh variabel pendapatan nasional, inflasi, suku bunga dan jumlah uang beredar terhadap konsumsi masyarakat yang digambarkan oleh variabel pengeluaran konsumsi mayarakat. Peneilitan ini dilakukan di Indonesia pada kurun waktu tahun 1988 sampai 2005. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan Pendekatan ECM (Error Correction Model).

Besarnya tingkat pengaruh variabel pendapatan nasional, inflasi, suku bunga deposito riil dan jumlah uang beredar terhadap pengeluaran konsumsi di Indonesia dalam jangka pendek yaitu 69,98 % sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model regresi yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Dalam jangka panjang variasi variabel independent mampu pengaruhi variasi dependent sebesar 0,984057 menunjukkan bahwa variabel independent lebih mampu menjelaskan variabel dependent sebesar 98,40% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar model yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.

Tanda koefisien koreksi kesalahan sebesar 0,69 menunjukkan bahwa 0,69 ketidaksesuaian antara pengeluaran konsumsi (Y) yang aktual dengan yang diinginkan akan dieliminasi atau dihilangkan dalam satu tahun. Hasil dari uji asumsi klasik ternyata ditemukan masalah asumsi klasik yaitu multikolinearitas, sedangkan heteroskedasitas dan autokorelasi tidak ada masalah.

Untuk menghilangkan masalah multikolinearitas,  dilakukan dengan cara menghilangkan variabel jumlah uang beredar. Sehingga diperoleh spesifikasi model penelitian yang dipakai adalah tepat dan mampu menjelaskan hubungan jangka pendek dan jangka panjang. Dengan demikian persamaan tersebut sudah sahih dan tidak ada alasan untuk ditolak.

Berikut kesimpulan yang dapat di ambil dari penelitian ini:

Besarnya pengaruh variabel pendapatan nasional, inflasi, suku bunga deposito riil dan jumlah uang beredar terhadap pengeluaran konsumsi di Indonesia dalam jangka pendek yaitu 75,12 % sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model regresi yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Variabel pendapatan nasional pada jangka pendek dan jangka panjang secara statistik positif dan signifikan, berarti pendapatan nasional berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat di Indonesia periode 1988-2005.

Variabel tingkat inflasi pada jangka pendek secara statistik tidak signifikan, berarti tingkat inflasi tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat di Indonesia periode 1988-2005

Variabel suku bunga deposito dalam jangka pendek tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi. Dalam jangka panjang mempunyai hubungan yang tidak signifikan yang artinya tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi

Variabel jumlah uang beredar dalam jangka pendek tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi.

Berdasarkan pengujian secara serempak dengan menggunakan uji F menunjukkan bahwa variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen, artinya pendapatan nasional, inflasi, suku bunga deposito dan jumlah uang beredar berpengaruh secara bersama-sama terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat Indonesia.

Keywords: Penelitian, pendapatan, inflasisuku bunga, uang, pengeluarankonsumsi, ECM, deposito, regresi, independent, dependent, uji asumsi klasik, multikolinearitas, heteroskedasitas, autokorelasi, uji F

Untuk konsultasi mengenai Olahdata lebih lanjut, silahkan menghubungi:
CS : 021-71088944 – 0819 4505 9000
YM : abays_khan
e-mail : info@bengkeldata.com
Beta Consulting
www.olah-data.com
www.bengkeldata.com

Analisa Data : Analisis Data Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Simpanan Masyarakat pada Bank X Periode 2001 – 2006

Berdasarkan hasil empiris serta analisis penelitian mengenai Faktor –  faktor yang mempengaruhi simpanan masyarakat pada Bank X periode tahun 2001.1 sampai dengan 2006.4 maka dapat disimpulakan sebagai berikut :
Untuk uji kebaikan model (Uji F dan R²) menunjukan bahwa model cukup bagus karena secara bersama – sama variabel imbalan bagi hasil (X1), jumlah kantor cabang (X2), suku bunga (X3), dan simpanan masyarakat periode sebelumnnya (Y(-1) berpengaruh secara bersama –  sama terhadap simpanan masyarakat periode sekarang dengan nilai variasi pengaruh sebesar  99 % ( yang  berarti bahwa 99% variasi berpengaruh terhadap simpanan masyarakat pada Bank X dapat diterangkan oleh variasi dari variabel yang digunakan dalam model, sedangkan sisanya sekitar 1% dijelaskan oleh variabel lainya diluar model.
Berdasarkan pengujian secara individu dengan menggunakan uji t atas pengaruh imbalan bagi hasil (X1), jumlah kantor cabang (X2), suku bunga (X3), simpanan masyarakat periode yang lalu (Y(-1)) dapat disimpulkan bahwa :
-Variabel independent suku bunga deposito bank konvensional tidak berpengaruh signifikan pada jangka panjang dan jangka pandek terhadap simpanan masyarakat pada Bank X. Hal ini terjadi karena melihat kondisi ekonomi yang tidak stabil terutama nilai suku bunga yang terus berubah mengikuti perekonomian dunia.
-Berdasarkan uji t menunjukan ada tiga variabel yang berpengaruh terhadap simpanan masyarakat pada Bank X yaitu varibel imbalan bagi hasil yang berpengaruh positif pada jangka pendek dan jangka panjang, jumlah kantor cabang berpengaruh positif dalam jangka pendek dan jangka panjang, dan simpanan masyarakat periode yang lalu juga berpengaruh positif.
Hasil analisis model PAM diperoleh bahwa koefisien jangka panjang lebih besar dari pada koefisien jangka pendek artinya jangka panjang lebih peka terhadap adanya perubahan – perubahan itu dapat berupa kenaikan ataupun penurunan simpanan masyarakat pada Bank X.
Adapun beberapa implikasi dari penelitian tersebut :
>Hasil penelitian menunjukan bahwa suku bunga tidak berpengaruh terhadap simpanan masyarakat, dalam hal ini Bank X harus lebih meningkatkan lagi pelayanan sehingga memungkinkan masyarakat tetap tertarik untuk menginvestasikan dananya melalui cara-cara penawaran baik itu dari produk-produk maupun dari bagi hasil yang bersaing dengan bunga.
>Hasil penelitian menunjukan bahwa imbalan bagi hasil berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap simpanan masyarakat, sehingga dengan adanya peningkatan imbalan bagi hasil maka akan menambah minat dari masyarakat untuk menyimpan uangnya di Bank X, sehingga dengan begitu jumlah simpanan masyarakat dalam bentuk investasi tidak terikat akan meningkat.
Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah kantor cabang pada Bank X berpengaruh positif dan signifikan. Kemampuan Bank X dalam mnjangkau lokasi nasabah menunjukan hasil yang memuaskan, dengan tingginya jumlah kantor cabang akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap Bank X, masyarakat tertarik karena lokasi yang terjangkau sehingga meningkatkan jumlah simpanan.

Berdasarkan hasil empiris serta analisis penelitian mengenai <span style=”font-weight:bold;”>Faktor –  faktor yang mempengaruhi simpanan masyarakat pada Bank X periode tahun 2001.1 sampai dengan 2006.4</span> maka dapat disimpulakan sebagai berikut :
Untuk uji kebaikan model (Uji F dan R²) menunjukan bahwa model cukup bagus karena secara bersama – sama variabel imbalan bagi hasil (X1), jumlah kantor cabang (X2), suku bunga (X3), dan simpanan masyarakat periode sebelumnnya (Y(-1) berpengaruh secara bersama –  sama terhadap simpanan masyarakat periode sekarang dengan nilai variasi pengaruh sebesar  99 % ( yang  berarti bahwa 99% variasi berpengaruh terhadap simpanan masyarakat pada Bank X dapat diterangkan oleh variasi dari variabel yang digunakan dalam model, sedangkan sisanya sekitar 1% dijelaskan oleh variabel lainya diluar model.
Berdasarkan pengujian secara individu dengan menggunakan uji t atas pengaruh imbalan bagi hasil (X1), jumlah kantor cabang (X2), suku bunga (X3), simpanan masyarakat periode yang lalu (Y(-1)) dapat disimpulkan bahwa :

-Variabel independent suku bunga deposito bank konvensional tidak berpengaruh signifikan pada jangka panjang dan jangka pandek terhadap simpanan masyarakat pada Bank X. Hal ini terjadi karena melihat kondisi ekonomi yang tidak stabil terutama nilai suku bunga yang terus berubah mengikuti perekonomian dunia.

-Berdasarkan uji t menunjukan ada tiga variabel yang berpengaruh terhadap simpanan masyarakat pada Bank X yaitu varibel imbalan bagi hasil yang berpengaruh positif pada jangka pendek dan jangka panjang, jumlah kantor cabang berpengaruh positif dalam jangka pendek dan jangka panjang, dan simpanan masyarakat periode yang lalu juga berpengaruh positif.

Hasil analisis model PAM diperoleh bahwa koefisien jangka panjang lebih besar dari pada koefisien jangka pendek artinya jangka panjang lebih peka terhadap adanya perubahan – perubahan itu dapat berupa kenaikan ataupun penurunan simpanan masyarakat pada Bank X.
Adapun beberapa implikasi dari penelitian tersebut :
Hasil penelitian menunjukan bahwa suku bunga tidak berpengaruh terhadap simpanan masyarakat, dalam hal ini Bank X harus lebih meningkatkan lagi pelayanan sehingga memungkinkan masyarakat tetap tertarik untuk menginvestasikan dananya melalui cara-cara penawaran baik itu dari produk-produk maupun dari bagi hasil yang bersaing dengan bunga.
Hasil penelitian menunjukan bahwa imbalan bagi hasil berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap simpanan masyarakat, sehingga dengan adanya peningkatan imbalan bagi hasil maka akan menambah minat dari masyarakat untuk menyimpan uangnya di Bank X, sehingga dengan begitu jumlah simpanan masyarakat dalam bentuk investasi tidak terikat akan meningkat.
Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah kantor cabang pada Bank X berpengaruh positif dan signifikan. Kemampuan Bank X dalam mnjangkau lokasi nasabah menunjukan hasil yang memuaskan, dengan tingginya jumlah kantor cabang akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap Bank X, masyarakat tertarik karena lokasi yang terjangkau sehingga meningkatkan jumlah simpanan.